Wejangan Para Bapa Gereja

Wejangan Martir Roman Medved

Hubungan dengan Orang Lain

Sungguh menyenangkan untuk merasa bahwa kita tidak dapat (dan sesungguhnya memang tidak memiliki) musuh di antara sesama kita, namun ada pula saudara-saudara kita yang tak berbahagia, yang patut dikasihani dan ditolong, bahkan ketika, melalui kesalahpahaman, mereka menjadi musuh kita dan melawan kita. Sungguh sayang! Mereka tidak memahami bahwa musuh itu sebenarnya ditemukan dalam diri sendiri, dan bahwa pertama-tama kita harus mengusir musuh itu dari diri kita sendiri, baru kemudian kita dapat membantu orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Kita hanya memiliki satu musuh: iblis dan roh-roh jahatnya. Tetapi manusia, tidak peduli seberapa jauh ia telah jatuh, tidak pernah kehilangan percikan tertentu dari cahaya dan kebaikan yang dapat ditiup menjadi nyala yang terang. Tapi bagi kita tidak ada alasan untuk memerangi manusia, bahkan ketika mereka secara konsisten menghujani kita dengan semua jenis pukulan dan kekerasan.. Dengan memusuhi manusia berarti kita telah mengambil peran musuh-musuh kita itu secara salah. Bahkan jika kita berhasil, kita tidak memperoleh apa-apa dari permusuhan ini, melainkan menjadi terasing dari kesuksesan kita sendiri.

(Martir Roman Medved, Surat untuk Putrinya dari Gulag, 1932)

.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *