Wejangan Para Bapa Gereja

Wejangan Js. Yohanes Kronstadt

Js. Yohanes Kronstadt berkata :

“Ingatlah kata-kata dari Tuhan Yesus di dalam doa Bapa Kami:

‘Dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami’.

Kata-kata ini mengingatkan kepada kita bahwa kita sendiri sepanjang waktu adalah pendosa besar di hadapan Allah, dan ingatlah akan hal ini:

Kita harus rendah hati, rendah sampai kepada kedalaman hati yang paling dalam dan janganlah menindak secara berlebihan segala kesalahan dari saudara kita yang sama lemahnya dengan kita. Sebagaimana kita jarang menghakimi diri kita sendiri maka kita juga jangan menghakimi orang lain, sebagaimana mereka adalah sesama kita juga.”

.

.

Ketika Kamu Berdoa

Ketika kamu berdoa, cobalah untuk membiarkan doamu mencapai ke kedalaman hatimu; dengan kata lain, adalah perlu bahwa hatimu harus merasakan apa yang kamu bicarakan dalam doamu. Seharusnya hatimulah yang mengharapkan berkat dari apa yang kamu minta. Perhatikanlah selama doamu, apakah hatimu satu suara dengan apa yang kamu katakan!”

☦ Js. Yohanes Kronstadt

.

.

“Ketika Anda berdoa sendirian, dan roh Anda sedih, dan Anda lelah dan tertekan oleh kesepian Anda, ingatlah, seperti biasa, bahwa Allah Tritunggal memandang Anda dengan mata yang lebih cerah daripada matahari; juga semua malaikat, Malaikat Pelindung anda sendiri, dan semua Orang Suci”

Js. Yohanes Kronstadt

.

.

Mereka yang Telah Mengenal Allah

Seseorang menjadi manusia yang rohani sejauh dia menghidupi kehidupan rohaninya. Dia mulai melihat Allah atas segala sesuatu, melihat kuasaNya dan kekuatanNya di dalam segala peristiwa. Selalu dan setiap waktu dia melihat dirinya tinggal di dalam Allah dan bersandar kepada Allah dalam segala hal. Namun sejauh manusia menghidupi kehidupan kedagingannya, sejauh itu pula ia menyibukkan diri dengan perkara-perkara kedagingan; Dia tidak melihat Allah atas sesuatu pun, bahkan di dalam manifestasi kuasa IlahiNya yang paling ajaib sekalipun. Dalam segala hal yang ia lihat hanyalah tubuh, jasmaniah, di mana pun dan kapan pun sebab “rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu.” (Maz. 36:1b)

(Js. Yohanes dari Kronstadt, Hidupku di dalam Kristus, 1.5)

.

.

Bagaimana Jika Berhadapan dengan Dosa Orang Lain

Jangan engkau murka terhadap orang-orang yang berdosa. Janganlah miliki semangat untuk memperhatikan setiap dosa yang ada pada sesamamu dan menghakiminya, seperti yang biasanya kita lakukan. Semua orang akan memberikan jawaban untuk dirinya sendiri di hadapan Allah. Terutama lagi, janganlah melihat pada dosa-dosa mereka yang lebih tua darimu dengan niat jahat, yang tidak ada urusannya denganmu. Tapi bertobatlah dari dosa-dosamu sendiri, perhatikanlah hatimu sendiri.

(Js. Yohanes dari Kronstadt, Hidupku dalam Kristus, I.6)

.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *