Dogmatika

SENIN SESUDAH THEOPHANIA

Oleh: Janasuci Theophan Sang Penyendiri, Penterjemah: Arkhimandrit Daniel B.D.Byantoro

I Petrus 2:21-3:9; Markus 12:13-17

Rasul Petrus sekarang menunjukkan kepada kita “manusia batiniah yang tersembunyi”/”hidden man of the heart” atau “manusia yang tersembunyi dalam hati” ( I Petrus 3:4)sebagai sasaran dari perhatian dan keperdulian kita yang paling memerlukan perhatian keras. Apakah artinya “manusia batiniah yang tersembunyi”/”hidden man of the heart” atau “manusia yang tersembunyi dalam hati” ini? Ini adalah manusia yang terbentuk dalam hati apabila hanya kecenderungan-kecenderungan dan perasaan-perasaan yang baik tinggal disana. Ujilah kecenderungan-kecenderungan dan perasaan-perasaan ini, dan engkau akan melihat wajah manusia batiniah yang tersembunyi atau manusia yang tersembunyi dalam hati itu.

Inilah kecenderungan-kecenderungan yang baik itu dari pihak bantuan Allah, “kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh” ( II Petrus 1:3), dan dari pihakmu adalah ini :”karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang” ( II Petrus 1:5-7).

Dengan cara yang sama Rasul Paulus mendaftar kecenderungan-kencenderungan batiniah yang baik dari hati Kristen itu, sebagai berikut :” buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri” (Galatia 5:2-23). Juga :’ Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu.” (Kolose 3:12-15).

Kumpulkan bersama-sama semua hal-hal yang baik ini kedalam satu tubuh rohani dengan anggota-anggotanya yang bermacam-macam dalam batinmu, dan engkau akan melihat wajah yang cantik secara ilahi, dari manusia yang tersembunyi didalam hati atau manusia batiniah yang tersembunyi itu. Engkau harus dengan penuh semangat menegakkan hal yang sama itu didalam hatimu sendiri, oleh pertolongan dari kasih-karunia Allah yang bekerja dalam dirimu (Filipi 2:13).

Penderitaan, Penyakit, Kesehatan yang buruk, dan rasa sakit yang dialami tubuh kita, dihitung sebagai pengampunan pelanggaran-pelanggaran kita. Semua itu adalah tungku pembakaran di mana kita dimurnikan.

Js. Yohanes Krisostomos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *