Dogmatika

RABU DARI MINGGU GREGORIUS PALAMAS

RENUNGAN SETIAP HARI DARI FIRMAN ALLAH MENURUT BACAAN GEREJA ORTHODOX

Oleh: Janasuci Theophan Sang Penyendiri

Penterjemah: Arkhimandrit Daniel B.D.Byantoro

Yesaya 10:12-20; Kejadian 7:6-9; Amsal 9:12-19

Adalah luar biasa bagaimana Hikmat/Sophia/Hokmah memanggil kepada dirinya orang yang bodoh:” “Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari”; dan kepada yang tidak berakal budi katanya:”Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur; buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.” ( Amsal 9:4-6). Dengan demikian orang yang pandai dihalangi untuk masuk kedalam rumah Hikmat, atau Gereja Kudus. Orang harus menanggalkan segala macam kepandaian di depan pintu gerbang rumah ini sendiri. Di pihak lain, jika segala hikmat dan pengetahuan itu ditemukannya di dalam rumah Hikmat/Sophia/Hokmah, maka di luar Rumah ini, di luar Gereja Kudus dan Rasuliah ini, hanya ada kebodohan, ketidak-tahuan, dan kebutaan. Alangkah mengherankannya apa yang telah Allah tegakkan itu! Apabila engkau masuk kedalam Gereja yang Rasuliah ini, sisihkanlah pikiranmu sendiri maka engkau akan menjadi sungguh bijaksana; buanglah semua kegiatan-kegiatanmu yang hanya berpusat pada dirimu sendiri, dan engkau akan sungguh-sungguh menjadi giat, sangkallah dirimu sendiri, maka engkau akan sungguh-sungguh menjadi tuan atas dirimu sendiri. Wah seandainya saja, dunia dapat memahami hikmat ini! Tetapi sayangnya hikmat ini tersembunyi dari dunia tadi! Karena tak mengerti hikmat Allah, maka dunia ribut untuk menentangnya, dan dunia menjaga orang-orang yang memiliki daya pikir namun yang tak berpikiran itu dalam kebutaan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *