DesemberSynaxarion

Peringatan Rasul Kudus Andreas Pertama-Terpanggil

Diperingati oleh Gereja Orthodox pada tanggal 13 Desember (kalender sipil) / 30 November (kalender Gereja)

Andreas, seperti saudaranya Petrus, adalah nelayan yang hidup di kota kuno Bethsaida. Ia menerima Kristus dengan segenap hatinya dan menjadi seorang Rasul Kristus. Ketika para Rasul menarik undi untuk membagi-bagi bumi bagi Penginjilan, Rasul Andreas menerima Asia Kecil, sebagian Yunani, dan wilayah di sepanjang garis pantai Laut Hitam, termasuk kota Byzantium yang kemudian menjadi Konstantinopel.


Andreas turut mengambil bagian dalam Sinode Rasuli Kudus di Yerusalem yang dipimpin oleh Yakobus. Ia mendirikan Gereja-Gereja di seluruh Asia Kecil, Pontus, Bithynia, Thrakia, Makedonia, Yunani, Skithia, dan Byzantium. Ia lalu mentahbiskan Stakhis sebagai Uskup Byzantium yang pertama. Dari Byzantium Rasul, Andreas pergi ke kota Patras di Akhaia, di mana ia mempertobatkan Maximilla, istri penguasa yaitu Aigeates, kepada Kekristenan. Sebab hal ini, Rasul Andreas yang telah berusia delapan-puluh tahun disalibkan dengan Salib berbentuk X. Setelah tiga hari ia menyerahkan rohnya kepada Allah.

Troparion Irama IV

‘Sebab engkau adalah Yang Pertama-Terpanggil di antara Para Rasul dan Saudara Rasul Utama, mohonkanlah Sang Tuan Atas Segala Sesuatu, ya Andreas, agar Dia mengaruniakan damai atas dunia dan rahmat yang agung atas jiwa kami’

Kontakion Irama II

‘Yang diberi-nama kejantanan yang fasih-Ilahi, sang Pengikut Gereja yang Terutama, Saudara Petrus, marilah kita puji, sebab sebagaimana pada zaman dahulu ia dipanggil, demikian juga ia sekarang memanggil kita, marilah, kami telah mendapati Dia Yang Didambakan!’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *