DesemberSynaxarion

Peringatan Hierark-Martir Kudus Petrus Dari Aleksandria [311]

Diperingati oleh Gereja Orthodox pada tanggal 8 Desember (kalender sipil) / 25 November (kalender Gereja)

Uskup Petrus menduduki Tahta Aleksandria dalam kemuliaan selama dua-belas tahun. Menurut kesaksian Eusebius, ia menjadi teladan sebagai seorang Uskup sebab keunggulan hidupnya dan hikmatnya dalam Alkitab. Ia mengekskomunikasi Arius karena mendukung skisma Meletius. Ketika Arius mengetahui bahwa Uskup Petrus telah dipenjarakan, ia mengirim klerus kepadanya dan meminta agar diterima kembali ke dalam persekutuan Gereja sebelum kemartirannya. Para utusan Arius heran melihat kekokohannya menolak menerima Arius. Petrus mengungkapkan kepada mereka bahwa ia melihat Sang Tuan Kristus tampak kepadanya sebagai Anak berpakaian jubah yang koyak dari ujung ke ujung. Ketika ia bertanya kepada Tuhan siapa yang telah mengoyakkan JubahNya, Tuhan menjawab bahwa orang itu ialah Arius, yang tidak boleh diterima kembali kepada persekutuan. Uskup Petrus dipenggal pada masa pemerintahan Maximinus pada tahun 312. Ia disebut sebagai Materai Para Martir sebab
ia adalah Uskup Aleksandria yang terakhir menanggung kemartiran di bawah Kaisar-Kaisar pagan. Kedua penerusnya di Tahta Aleksandria, yaitu Aleksander dan Athanasius Agung, membawa kemenangan akhir bagi peperangan yang telah dimulai oleh Petrus terhadap bidat Arius.

Troparion Irama IV

Ya Allah dari para bapa kami yang selalu melakukan kepada kami sesuai dengan kelemah-lembutanMu, jangan ambil belas kasihanMu dari pada kami, tetapi dengan permohonan Petrus bimbinglah hidup kami di dalam kedamaian.

Kontakion Irama IV

Ya Klemen dan Petrus yang layak pujian, kudus dan benteng yang tak terkalahkan dan teladan yang terilhami dari kesalehan dan doa, jagailah kami melalui doa syafaatmu.

2 pemikiran pada “Peringatan Hierark-Martir Kudus Petrus Dari Aleksandria [311]

  1. Fantastic website. Lots of useful information here. I am sending it to a few buddies ans also sharing in delicious. And certainly, thank you in your sweat! Robinet Arel Sanbo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *