DesemberSynaxarion

Janasuci Nikolas Krisoberges, Patriarkh Konstantinopel (☦️991)

Diperingati Gereja Orthodox pada tanggal 29 Desember (kalender sipil) / 16 Desember (Kalender Gereja Purba)

Bapa kita di antara orang-orang kudus Nikolas II Krisoberges dari Konstantinopel (Bahasa Yunani: Νικόλαος ὁ Χρυσοβέργης) adalah Patriarkh Konstantinopel dari tahun 979 hingga 991.

Sedikit yang diketahui tentang kehidupan Nikolas II. Nikolas menjadi patriarkh setelah pengunduran diri Patriarkh Antonius III secara paksa. Menurut testimoni dari sejarawan dari abad ke-XI, Yahya dari Antiokhia, Nikolas (yang pada saat itu adalah Metropolitan dari Adrianopolis) dipilih menjadi Patriarkh Konstantinopel pada tahun ke-empat masa pemerintahan kaisar Basil II.

Pada tahun 987 Pangeran Vladimir dari Kiev mengirim utusan ke Konstantinopel untuk menanyakan tentang iman Orthodox, menghadiri Liturgi Ilahi di Hagia Sophia dengan segala kemegahannya yang dipimpin oleh Patriark Nicholas II. Laporan mereka kepada Vladimir adalah sebagai berikut: “Kami tidak tahu apakah kami berada di surga atau di bumi. Karena di bumi tidak ada kemegahan atau keindahan seperti itu, dan kami bingung bagaimana menggambarkannya. Kami hanya tahu bahwa Tuhan tinggal di antara manusia, dan upacara ibadah mereka lebih terang daripada upacara ibadah di negara lain. Karena kita tidak bisa melupakan keindahan itu. Setiap orang, setelah mencicipi sesuatu yang manis, kemudian tidak mau menerima yang pahit, dan karena itu kita tidak bisa tinggal lebih lama di sini. “

Pada 980, di katedral Aghia Sophia, Patriarkh Nikolas menerima batu tulis yang memuat syair nyanyian ibadah Matin yang telah direkam oleh seorang rahib yang melaporkan kepadanya bahwa kidungan itu telah dinyanyikan oleh malaikat itu sendiri. Malaikat yang menyanyikan kidungan itu diyakini adalah Malaikat Gabriel yang muncul dengan rupa seorang rahib kepada murid kerahiban di Biara Pantokrator di Gunung Athos. Kidungan itu sekarang dikenal dengan sebutan “Axion Estin” atau dalam bahasa Indonesia “Sungguh patut dan benar”, kidungan ini masih dinyanyikan dalam ibadah Gereja Orthodox sampai sekarang.

Selama masa jabatan Patriarkh Nicholas II itulah Rusia dikristenkan dan dia menunjuk Metropolitan pertama untuk Rusia, Michael orang Syria, untuk menyelesaikan misi ini bersama enam Uskup lainnya. Pada tahun 991, Patriark Nicholas II di hadapan Kaisar Basil II dan duta besar Rusia bertugas di Gereja Hagia Sophia di Konstantinopel. Pada tahun yang sama tepatnya bulan Desember tahun 991, beliau wafat dalam damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *