Dogmatika

Iconografi Pesta Perayaan Kenaikan Yesus ke Sorga

Icon Kenaikan Yesus ke Sorga

Awan terang menyertai setiap Teofani atau penampakan ilahi. Pada Ascension (kenaikan), Kristus menghilang di dalam awan dan malaikat memberitahu para rasul bahwa Ia akan kembali dengan cara yang sama pada Kedatangan Kedua-Nya.Awan adalah Mandorla. Tergambar terdiri dari lingkaran konsentris yang makin mendekat dengan Kristua menjadi makin gelap dan pekat. Hal ini menunjukkan realita bahwa makin dekat dengan-Nya makin penuh Mystery. Dari awan, Kristus memberkati para Rasul dan Maria. Meskipun Dia Naik ke surga, berkat-Nya tetap bersama kita selamanya. Di tangan kirinya, dia memegang sebuah gulungan yang mewakili ajaran kasih dan pengetahuan-Nya.Maria berada di tengah para Rasul. Tangannya terentang berdoa dalam bentuk kuno yang disebut ‘Orans’. sikap ini menunjukkan peran Maria sebagai pendoa. Kelompok Rasul dengan Maria, Sang Theotokos, mewakili Gereja. St. Paul muncul meski masih dengan nama Saul, meskipun ia sebenarnya tidak hadir disitu. Hal ini menunjukkan bahwa Gereja masa depan juga berpartisipasi dalam peristiwa ini secara mistika.Bukit-bukit di latar belakang, menunjukkan tempat dimana Dia naik sisaksikan orang-orang Galilea. TAHUKAH KAMU?- Kedatangan Kristus kedua kalinya dikenal sebagai Parousia atau Eskatologi.- Ikon Maria berdoa dengan tangan terentang seperti pada icon Ascension disebut Oranta.- Peringatan Ascension (kenaikan) adalah 40 hari setelah Paskah.- Masa tunggu antara Ascension dan turunnya Roh Kudus adalah 10 hari.SEJARAHKetika Maria Magdalena berdiri menangis di samping makam kosong, dia menunjukkan cinta abadi yang ia rasakan bagi Yesus. Kesabarannya terbayar. Dia adalah orang pertama yang melihat Dia bangkit. Dia mengenal-Nya hanya dengan mendengar Dia mengatakan namanya. Yesus mengatakan kepada Maria untuk pergi ke murid-murid yang lain dan berkata:”Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu” (Yohanes 20:17).Yesus menampakkan diri kepada murid-murid pada sejumlah kesempatan sebelum Dia membawa mereka ke Bukit Zaitun di mana Ia memberkati mereka dan memerintahkan mereka untuk menjadi saksi-Nya, pertama di Yerusalem, kemudian, di “seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi “(Kisah para Rasul 1: 8).Yesus terangkat dan masuk kedalam awan menghilang dari pandangan mereka. Kedua sosok berjubah putih mengatakan kepada murid-murid dan para saksi mata (orang-orang Galilea) untuk tidak terus memandang ke langit, karena Yesus “akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga”. (Kisah Para Rasul 1:11) Kenaikan itu merupakan penampakan terakhir dari Kebangkitan kepada para Murid dan Theotokos Maria, dan itu menandai awal baru di sepanjang hidup mereka. Para Murid kembali ke Yerusalem “dengan sukacita yang besar” dan “mengabdikan diri untuk berdoa, bersama-sama dengan beberapa wanita serta Maria, Bunda Yesus.”Para Murid memilih Matthias untuk menjadikan jumlah mereka dua belas lagi. Mereka menunggu, seperti yang sudah dikatakan Yesus, mereka menunggu kedatangan Roh Kudus. Yesus mengatakan kepada para murid bahwa Sang Penghibur, yaitu Roh Kudus, tidak akan datang sampai Ia naik kepada Bapa-Nya (Yohanes 16: 7).Yesus meninggalkan kita dengan banyak janji, tiga di antaranya berhubungan dengan Hari Raya Kenaikan ini :1. Yesus berjanji untuk mengirimkan Roh Kudus.2. Yesus berjanji untuk tetap bersama kita bahkan sampai akhir waktu.3. Yesus berjanji untuk kembali dalam kemuliaan di kedatanganNya yang kedua. Yesus mendahului kita ke surga, Ia mengambil natur manusia kita masuk kedalam Keillahian-Nya, di dalam kasih setia-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *