Berkat Rohani

Berkat Harian Bapa Rohani, 31 Desember 2020

Shalom Alaikhem be Shem Ha Massiakh

Para Romo, Saudara-saudara dan Saudari-saudariku serta Anak-anak Rohaniku semuanya, jikalau kita bertanya apakah yang harus kita lakukan apabila roh jahat menampakkan diri dalam wujud malaikat terang baik secara nampak mata, dalam penglihatan batin atau dalam angan-angan dan berusaha membujuk kita? Jika hal itu terjadi kita memerlukan kekuatan yang besar untuk melakukan pembeda-bedaan bagi membedakan secara benar antara yang baik dan yang jahat. Sehingga jangan sampai kita cepat terpengaruh oleh apa yang kita lihat itu, tetapi berhati-hatilah untuk menguji segala sesuatu, terima apa yang baik dan tolak apa yang jahat ( I Tesalonika 5:21). Kita harus selalu menguji dan menilai secara hati-hati, hanya sesudah melakukan hal itu kita boleh percaya. Kita harus mengetahui bahwa tindakan dari “Kasih-Karunia” itu nampak buktinya, sedangkan tindakan roh jahat, meskipun mereka melakukan penampakan yang sedemikian melalui transformasi dirinya, tak dapat memunculkan apa yang dilakukan oleh ” Kasih-Karunia” itu, yaitu : kelemahan-lembutan, sikap persahabatan, kerendahan hati, kebencian akan yang duniawi, memutuskan diri dari hawanafsu dan keinginan kedagingan – yang adalah merupakan dampak dari ” Kasih-Karunia”. Pekerjaan-pekerjaan dari roh-roh jahat adalah: kecongkakan, keangkuhan, intimidasi dan semua kejahatan. Dengan tindakan semacam itu kita akan dapat membedakan apakah cahaya yang bersinar yang bersinar dalam hati kita itu berasal dari Allah ataukah berasal dari Iblis. Cuka warnanya seperti minuman anggur; tetapi kalau kita cecap kedua benda itu, syaraf pencecap kita akan membedakan dan menentukan perbedaan masing-masing antara keduanya itu. Dengan cara yang sama jiwa kita, kalau itu memiliki kemampuan membeda-bedakan, dapat melakukan pembedaan oleh rasa batin karunia-karunia dari Roh Kudus dari khayalan dan ilusi dari Iblis.
Oleh karena itu berhati-hatilah dalam usaha kita mendekat dan manunggal kepada Allah janganlah pengalaman-pengalaman yang kita vang kita anggap spiritual itu yang kita cari-cari, karena kita dapat disimpangkan pada jalan sesat oleh roh jahat, tetapi tekat untuk mencapai kekudusan batin, ketaatan pada perintah-perintahNya serta kerendahan hati oleh Roh Kudus itu yang harus kita rindukan.
Kiranya Allah Bapa kita, di dalam Nama FirmanNya yang telah menjadi Manusia Tuhan kita Yesus Kristus, oleh kuasa RohNya yang Kudus, menuntun dan membimbing serta melindungi kita agar kita tetap menapak jalan yang lurus, jangan sampai dibelokkan ke jalan simpangan oleh roh-roh jahat dalam usaha manunggal kita dengan Allah dalam hidup doa kita. Amin.

Romo/Abuna Daniel Byantoro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *