FebruariSynaxarion

Xenia Diakonisa yang Kudus dan Terhormat dari Roma [Abad Kelima]

Xenia lahir dengan nama Eusebia, anak perempuan tunggal seorang Senator Romawi yang terkemuka. Sebab mendambakan Allah, ia secara rahasia meninggalkan rumahnya untuk menghindari pernikahan. Bersama dua orang hambanya yang setia, ia berlayar dengan kapal, di mana oleh Penyediaan Allah ia bertemu dengan Bapa Monasteri dari Monasteri Rasul Kudus Andreas di Milassa. Ia memohon kepadanya agar membawanya dan kawan-kawannya ke Milassa dan mengubah namanya menjadi Xenia, yang berarti Orang Asing.

Di Milassa ia membeli tanah, membangun Gereja dalam nama Martir-Pertama Stefanus dan mendirikan Monasteri perempuan. Segera Episkop Milassa, yaitu Paulus, mengangkat Xenia menjadi Diakonissa. Xenia menolong mereka yang terlantar, menghibur mereka yang berduka dan menuntun orang-orang berdosa. Rahib Euthymius menjadi Bapa Rohaninya dan oleh hidupnya yang agung Xenia membawa banyak orang kepada Keselamatan.

 Xenia wafat pada saat berdoa dan ini ditandai oleh penampakan Mahkota Gemilang dan Salib Cemerlang di atas Monasteri itu. Pertanda Ajaib ini menyertai Reliknya hingga saat penguburan. Banyak dari mereka yang sakit menyentuhnya, lalu menjadi sembuh.

Troparion Irama VIII

‘Di dalammu, ya Ibu, apa yang dijadikan menurut Gambar Allah nyata diselamatkan. Sebab dengan menerima Salibmu engkau telah mengikut Kristus dan dengan berdoa engkau telah belajar menghinakan kedagingan, sebab engkau telah melampauinya untuk merawat jiwa kekalmu. Karenanya, bersama Para Malaikat jiwamu bersukacita, ya Xenia yang Terhormat’

Kontakion Irama II

‘Merayakan Peringatanmu yang Ajaib, ya Xenia, kami yang menghormatimu dengan kasih mengidungkan Kristus, Yang memberimu Kuasa Kesembuhan dalam segala sesuatu. Kepadanya selalulah engkau berdoa demi kami’

.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *