LiturgiTeologiTerapan

TUJUAN UTAMA DOA YESUS/DOA PUJA YESUS

Setelah memberi murid-murid-Nya kuasa untuk menginjak-injak ular dan
kalajengking, Tuhan menambahkan: Tetapi jangan bersukacita karena
roh-roh itu takluk kepadamu; tetapi bersukacitalah karena namamu ada
tertulis di surga
(Lukas 10:20). “Bersukacitalah,” kata Beato
Theophylact, “bukan karena fakta bahwa setan tunduk pada Anda, tetapi
karena fakta bahwa nama Anda ditulis di surga, bukan dengan tinta,
tetapi dengan rahmat ilahi dan mengingat Allah,” melalui Doa Yesus.
Itulah tujuan utama Doa Yesus – untuk memimpin pelakunya dari bumi ke
surga, dan menempatkannya di antara penghuni surga. Menempatkan
pikiran dan hati di surga dan di dalam Tuhan – itulah buah utama,
itulah tujuan akhir dari doa. Kekalahan musuh yang melawan dan
menentang pencapaian tujuan ini adalah masalah sekunder (juga
kesembuhan berbagai penyakit dan penderitaan melalui doa itu); itu
tidak boleh mengalihkan semua perhatian kita pada tujuan akhir itu
sendiri. Jangan sampai rasa kemenangan itu menjadi celah masuknya
kebanggaan dan kepercayaan diri yang justru berakibat pada kekalahan
telak kita.

Ignatius Brianchaninov – On the Prayer of Jesus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *