Tentang Baptisan dan Krisma

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Artikel ditulis oleh Sdr. Basilius, materi disajikan dalam Embun Sorgawi edisi Mei, Juni dan Juli 2020. Menurut Nikolas Kabasilas, hidup di dalam Kristus itu hanya dapat terjadi ketika manusia menang atas dosa, tetapi tidak ada satu pun manusia yang ada di dunia yang dapat mengalahkan dosa, sebab “semua ada di bawah kuasa dosa” (Rm. 3:10). […]

SUJUD DALAM GEREJA ORTHODOX

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Metania adalah sujud kecil dimulai dengan tanda salib dengan khusyuk lalu membungkukkan badan kita seraya menyentuhkan tangan kanan kita ke lantai/tanah, hal ini untuk menunjukan dan mengingatkan diri kita bahwa kita berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, dan Sang Tritunggal Mahakudus menjadi satu-satunya pengharapan kita akan keselamatan.

Tata Ibadah Gereja Ortodoks Timur Dalam Pelaksanaan Ibadahnya

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Liturgi

Gereja Ortodoks Timur merupakan sekelompok gereja-gereja yang berdiri sendiri, namun disatukan oleh pemahaman mengenai Sakramen, Doktrin, Liturgi, dan Sistem pemerintahan gereja yang sama.Kepala Gereja Ortodoks disebut “Patriakh” atau “Metropolitan.”Patriakh Konstantinopel yang berada di Istanbul, Turki dianggap sebagai Partriakh Ekumenis atau Patriakh Universal, yang posisinya mirip dengan Paus dalam Gereja Katolik Roma. Bentuk Gedung Gereja Kristen […]

Wahyu Khusus dalam Iman Kristen

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Pembahasan sebelumnya mengenai wahyu umum telah menunjukkan bahwa sekalipun wahyu umum itu berasal dari Allah, namun karena adanya dosa dan kuasa kegelapan oleh iblis serta kebutaan dan kegelapan dalam batin manusia maka wahyu umum itu tidak dapat diterima dengan murni oleh manusia. Manusia telah menindas wahyu umum ini menjadi “jalan masing-masing” yaitu pemahaman yang keliru tentang kebenaran ilahi, sehingga wahyu umum itu membuat kebenaran ilahi menjadi samar dan banyak kekeliruan. Artinya manusia takkan pernah menemukan kebenaran yang sejati, karena kebenaran ini telah terkotori oleh dosa manusia. Di samping itu, wahyu umum tidak memberikan

Wahyu Umum dan Agama-agama (Bagian 2)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Dari semua yang telah dibahas sebelumnya, sangatlah jelas bahwa unsur-unsur yang menjadi fondasi agama telah diberikan Sang Pribadi Ilahi kepada manusia. Hampir semua agama di dunia mengajarkan adanya Sang Pencipta yang memelihara hidup manusia, serta memberikan hukum pada manusia dan yang akan menuntut tingkah laku hidup manusia sampai kepada hari akhir, berdasarkan kepatuhan dan pemberontakan manusia kepada hukum itu. Juga hampir semua agama mengajarkan adanya kelanggengan dan unsur langgeng pada manusia, sorga dan neraka, serta mengajarkan cara-cara beribadah denga cara-cara yang

Wahyu Umum dan Agama-agama (Bagian 1)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Iman Kristen yang ortodoks (orthos: lurus, benar; doxa: ajaran, kemuliaan) mengajarkan dan Kitab Suci menyuguhkan bahwa Allah menyatakan diri-Nya dan kebenaran-Nya bukan hanya kepada orang Kristen saja, namun juga kepada segenap umat manusia. Penyataan diri Allah kepada segenap umat manusia ini disebut sebagai wahyu umum. Wahyu umum dinyatakan oleh dan melalui keberadaan alam semesta (Mzm. 19:1-4, Rm. 1:19-20), Providentia Dei (Kis. 14:16-17), suara hati manusia (Rm. 2:14-16), budaya dan sejarah (Kis. 17:26-27) serta keberadaan manusia itu sendiri (Mzm. 139:13-18). Jadi dalam belas kasih-Nya kepada

MENYELAMI SPIRITUALITAS ORTHODOX MENGENAI PUASA BAGIAN 1

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Terapan

Oleh : Romo Daniel D Byantoro 1.Puasa dalam perjanjian lama Dalam Perjanjian Lama kita menjumpai banyak sekali ajaran tentang puasa ini. Puasa dalam bahasa Ibrani disebut sebagai ‘’sum’’ (sebanding dengan kata ‘’shoum’’ dalam bahasa Arab). Kata ‘’sum’’ (puasa) ini sering digabungkan dengan kata ‘’innah nefesy’’ (‘’merendahkan diri’’) – Imamat 16:29, 31. 23:27, 32, Bilangan 29:7; […]

PRAKTIK PUASA GEREJA ORTHODOX SAMPAI SEKARANG part II

Diposkan 1 KomentarDiposkan di Terapan

Puasa para Rasul (The fast of the Apostles) dapat
menjadi satu momentum refleksi akan hidup dan teladan dari para Rasul Kudus. Pada minggu peringatan segenap Janasuci, Gereja merayakan peringatan hidup mereka semua yang mendahului kita, yang hidupnya menjadi teladan iman bagi kita. Perayaan yang mengingatkan kita akan para pengemban Allah yang tak terhitung jumlahnya, mereka yang menyangkali diri, mengorbankan hidupnya bagi iman yang diwariskan kepada kita sampai pada saat ini.