Wejangan Paterikon Kuno

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

Hubungan dengan Orang Lain Yesaya yang kudus mengatakan: Jika seseorang berbicara kepada saudaranya dengan tipu muslihat, ia tidak akan lepas dari bahaya rohani. (Paterikon Kuno, 10, 28) . . Pimen Agung mengatakan: Menghindarlah dari setiap orang yang suka bertengkar. (Paterikon Kuno, 11. 59) . . Bagaimana Jika Berhadapan dengan Dosa Orang Lain Seorang rahib bertanya […]

Wejangan Js. Ignatius dari Antiokhia

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

Perhatikanlah mereka yang memiliki pengertian menyimpang tentang kasih karunia Yesus Kristus yang telah datang kepada kita, dan lihat betapa bertentangannya pengertian mereka dengan pengertian Tuhan. Mereka menjauhkan diri dari ekaristi dan dari doa karena mereka tidak mengakui bahwa ekaristi adalah tubuh Sang Juruselamat kita Yesus Kristus, tubuh yang menderita bagi dosa-dosa kita, dan dalam kemurahan […]

Wejangan Js. Paisius dari Gunung Athos

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

Sesungguhnya Allah dapat membuat seluruh dunia ini bertobat dalam waktu sedetik saja, seperti menekan suatu tombol pada remote dan membuat gempa di seluruh bumi ini dan semua orang akan berseru : “Celakalah kita, kita yang telah berdosa” lalu mereka akan bersumpah dan berjanji, tetapi seminggu kemudian mereka semua akan lupa dan mengingkari janjinya. Js. Paisius […]

Wejangan Js. Athanasius

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

Mempelajari ajaran dan tulisan-tulisan para bapa Gereja, membantu kita untuk semakin memahami ajaran Kristen yg benar. Berikut adalah salah satu karya apologia dari Js. Athanasius, yang ditulis dalam “De Incarnatione Verbi” (Inkarnasi Firman) : Kitalah yg menyebabkan Ia menjadi daging. Ia mengasihi kita sedemikian rupa sehingga untuk keselamatan kita, Ia lahir sebagai manusia.. Hanya Sang […]

Wejangan Js. Teofan sang Pertapa

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

Tujuan Hidup Akhir paripurna dari kehidupan kita di atas bumi ini adalah untuk hidup dalam persekutuan dengan Allah. Untuk akhir inilah, Anak Allah menjelma, supaya dapat memulihkan kita kepada persekutuan yang sorgawi, yang hilang karena kejatuhan dosa. Melalui Yesus Kristus, Anak Allah, kita masuk dalam persekutuan dengan Bapa dan karenanya kita mencapai tujuan kita. ( […]

Wejangan Agustinus Hippo

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

“Kristus tidak meninggalkan surga, ketika Ia turun dari surga untuk kita, dan Dia pun tidak meninggalkan kita, ketika Ia naik kembali ke surga.” (Agustinus dari Hippo) . . Puasa itu membersihkan jiwa, menegakkan akal budi, menempatkan daging kepada Roh, mengupahi orang dengan hati yang penuh penyesalan dan kerendah-hatian, menyerakkan awan hawa nafsu, memadamkan api gairah, […]

Martir Imam Onufri Gagaluk

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Wejangan Para Bapa Gereja

Tujuan Hidup Pencapaian kekudusan bukanlah pekerjaan para rahib semata, sebagaimana yang sebagian orang kira. Orang-orang yang berkeluarga biasa juga dipanggil ke dalam kekudusan, demikian pula mereka yang bekerja sebagai apapun, yang hidup di tengah-tengah dunia, sebab perintah untuk menjadi sempurna dan kudus tidak hanya ditujukan kepada para rahib saja, namun kepada semua orang. ( Martir […]