Arti Penyembah-Penyembah yang Benar di Dalam Yohanes 4:24

Diposkan 2 KomentarDiposkan di Dogmatika, Tanya Jawab, Teologi

Disadur dari Buku “Orthodox Menjawab (Jawaban Pertanyaan-Pertanyaan Praktis Tentang Iman Kristen Orthodox). Oleh : Archimandrite Romo Daniel Bambang Byantoro Ph.D. Pertanyaan: Bagaimana pandangan Gereja Orthodox mengenai ajaran yang mengatakan bahwa “Menyembah dalam Roh dan Kebenaran” (Yohanes 4:24) itu perwujudannya adalah dengan Bahasa Roh, sehingga Bahasa Roh adalah keharusan dalam setiap penyembahan? . Jawaban:                Kalau […]

Pengantar Perjanjian Baru (Bagian 1)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika, Teologi

Oleh: Protopresbyter Yohanes Bambang Cahyo Wicaksono Perjanjian Baru adalah kitab yang sangat penting bagi orang Kristen untuk dipelajari dalam waktu yang lama. Bahkan kesarjanaan Perjanjian Baru adalah bidang yang penting di banyak Seminari Teologi sekarang. Akan tetapi untuk sungguh belajar tentang Perjanjian Baru itu perlu mengambil waktu yang khusus, lebih dari pada hanya sekadar rajin […]

Keselamatan: Kasih Karunia Allah

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Kitab Suci mengajarkan kepada kita bahwa: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Efesus 2:8). Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa keselamatan adalah pemberian Allah, dengan demikian suka tidak suka, mau tidak mau, titik awal keselamatan adalah Allah karena “kasih karunia” (Yunani: χάριτι, khariti) yang adalah “pemberian” Allah. Kata “kasih karunia” atau khariti ini berasal dari kata

Peristiwa Golgota dalam Kejadian 3:15

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Nubuatan pertama dalam Perjanjian Lama yang dalam istilah Kristen disebut sebagai protoevangelion atau injil yang pertama kali adalah tercatat dalam Kejadian 3:15. Pada kali ini kita akan melihat bagaimana perbandingan antara Kejadian 3:15 dalam terjemahan Septuaginta dan bukan dalam terjemahan Masoret.Untuk permulaan, marilah kita melihat sejenak apakah teks Septuaginta dan teks Masoret itu. Teks Septuaginta adalah teks Perjanjian Lama dalam

Kesucian Alkitab

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Dogmatika

Alkitab dalam istilah lain disebut sebagai Kitab Suci. Berbicara mengenai kesucian Alkitab, pengertian “suci” yang kita maksudkan di sini haruslah diambil dari Alkitab itu sendiri. Dalam Perjanjian Lama kita mengenal istilah “qadosh” dan dalam Perjanjian Baru “agios.” Baik qadosh dan agios, keduanya memiliki makna “dipisahkan” atau