JanuariSynaxarion

Penghormatan Rantai-Rantai Berharga dari Rasul Kudus Petrus

Diperingati Gereja Orthodox pada 29 Januari (Kalender Sipil) / 16 Januari (Kalender Gereja Purba)

Peringatan hari ini didasarkan pada peristiwa di zaman para rasul yang dijelaskan oleh Penulis Injil, Lukas di dalam Kisah Para Rasul 12:1-11.

Kisah Para Rasul 12:4-7 (TB)  Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. 

Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.

Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu.

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.

Atas perintah Herodes Agripa, pada sekitar tahun 42, Rasul Petrus dipenjarakan karena pewartaannya akan Kristus. Khotbah tentang Kristus Yang Bangkit diketahui oleh pihak kekaisaran dan dianggap sebagai ‘penghasutan’ (kata Yunani untuk itu adalah Skandalon!), sebagai tindakan subversif yang berani, yang tidak sesuai dengan tatanan agama dan politik kekaisaran saat itu. Mereka yang melanggar harus diisolasi di Yerusalem dan ditekan dengan segala cara. Itulah sebabnya Herodes Agripa, mengeksekusi Rasul Yakobus (saudara Yohanes sang Teolog) dan memenjarakan Rasul Petrus. Ia bermaksud untuk membawanya keluar setelah Paskah ke hadapan masyarakat untuk diadili.

Di dalam penjara, ia dibelenggu dengan dua rantai besi. Pada malam hari, yaitu malam sebelum ia diadili, seorang Malaikat Tuhan menampakkan diri, melepaskan rantai-rantai itu darinya dan menuntunnya keluar dari penjara tanpa diketahui penjaga penjara secara ajaib. Sesampainya di luar, Malaikat menghilang, dan pada saat itulah Peter menyadari bahwa itu bukan mimpi. Dia menemukan tempat berlindung di rumah Yohanes Markus, dan kemudian dia diam-diam diangkut ke pantai Mediterania.

Orang-orang Kristen yang mengetahui akan Mukjizat ini mengambil dan menyimpan rantai belenggu itu dan menyimpannya bagi peringatan akan Rasul Kudus Petrus. Menurut tradisi, rantai itu banyak membuat mukjizat bagi umat percaya. Rantai belenggu itu disimpan di Yerusalem sampai saat Patriarkh Gereja Yerusalem, Yuvenalius, menunjukkannya pada Eudokia, istri kaisar Theodosius Muda, dan pada gilirannya dipindahkan dari Yerusalem ke Konstantinopel antara tahun 437 atau 439. Di waktu kemudian Eudokia mengirimkan sebagian rantai itu ke Roma kepada putrinya, yang membangun sebuah gereja dengan nama San Pietro di Vincoli, yang berarti “St. Peter-in-Chains ” dan menempatkan rantai itu di dalamnya. Sementara sebagian lagi fragmen rantai itu ditempatkan di gereja dengan nama rasul Petrus di dekat Haghia Sophia Konstantinopel (sekarang Istambul).

Anthony dari Novgorod, yang melakukan ziarah ke Konstantinopel pada tahun 1200, menulis bahwa ia melihat rantai besi Js. Petrus, yang dibingkai dengan ikon emas. Patriark Orthodox di Konstantinopel dan semua umat menghormati rantai Santo Petrus pada peringatan hari ini. Ketika Konstantinopel ditaklukkan oleh Turki pada tahun 1453, Rantai itu hilang, dan bagian yang berada di Roma menjadi satu-satunya yang tersisa.

Kidung Troparion Irama IV

‘Tanpa meninggalkan Roma engkau datang kepada kami dalam rantai-rantai berharga yang engkau tanggung, ya Yang Pertama-Bertahta diantara Para Rasul, dan bersujud dihadapannya dengan Iman kami berdoa, Melalui Permohonanmu kepada Allah karuniakanlah kepada kami Rahmat yang Agung!‘

Kontakion Irama II

‘Kristus Sang Batu Karang dengan Maha-Gemilang memuliakan Batu Iman, yaitu Yang Pertama-Bertahta di antara Murid-MuridNya, sebab Dia memanggil semua agar merayakan Keajaiban-Keajaiban rantai-rantaimu yang berharga, ya Petrus, dan mengaruniakan Pengampunan pelanggaran-pelanggaran’

.

.

2 pemikiran pada “Penghormatan Rantai-Rantai Berharga dari Rasul Kudus Petrus

    1. Terimakasih kak Peter Iomi atas kesediaannya membaca artikel-artikel di web ini, Sekiranya kakak berkenan, boleh dishare link-link yang ada di sini agar bisa menjadi berkat juga bagi saudara-saudara yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *