OktoberSynaxarion

NABI SUCI HOSEA

Diperingati pada 17 Oktober (Julian) / 30 Oktober (Gregorian)

      Nabi Suci Hosea adalah keturunan bani Isakhar. Dia hidup selama abad IX sebelum Kelahiran Kristus, dan dia tinggal di kerajaan Israel. Dia sezaman dengan Nabi suci Yesaya, Mikha (Mikhei) dan Amos. Selama waktu ini banyak rekan sebangsanya Israel, setelah melupakan Allah yang Benar, beralih menyembah berhala. Nabi suci Hosea dengan bimbingannya yang bijaksana berusaha untuk mengubah mereka kembali ke kesalehan awal (menyembah Allah yang Esa dan benar).

Nabi juga mengecam kejahatan orang Israel [yaitu kerajaan utara Israel], dengan menyatakan kepada mereka kemalangan besar dari orang asing dan pemindahan mereka ke pembuangan oleh Asyur.

Hampir seribu tahun sebelum kedatangan Juruselamat, dan melalui ilham Roh Kudus, nabi menubuatkan berhentinya persembahan kurban Perjanjian Lama dan imamat Harun (Hos. 3: 4-5), dan bahwa seluruh bumi akan tersebar pengetahuan tentang Allah yang Benar (Hos. 2:20-23).

Hosea juga berbicara tentang Kristus, bahwa Ia akan kembali dari Mesir (Hos. 11:1; bdk. Mat 2:15), bahwa Ia akan dibangkitkan pada hari ketiga (Hos. 6 dan khususnya Hos. 6:2; bandingkan dengan 1 Kor 15:4), dan bahwa Ia akan mengalahkan maut (Hos 13-14, khususnya Hos 13:14; bandingkan 1 Kor 15:54-55).

Nubuatan Js Hosea termasuk dalam kitab-kitab Kitab Suci, dalam Kitab Hosea. Pelayanan kenabian Js Hosea berlanjut selama lebih dari 60 tahun. Nabi yang diilhami Tuhan meninggal dalam usia yang sangat tua, setelah mengabdikan seluruh hidupnya untuk memenuhi Kehendak Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *