MARTIR AGUNG SUCI MENAS

Diperingati pada 11 November (Julian), 24 November (Gregorian)

      Martir agung Menas, seorang Mesir sejak lahir, adalah seorang prajurit koptik yang bertugas di kota Kotuan di bawah perwira Firmilian pada masa pemerintahan kaisar romawi Diocletian dan Maximian (284-305M).

Ketika rekan-kaisar memulai penganiayaan paling sengit terhadap orang-orang Kristen dalam sejarah, orang suci itu kehilangan semua keinginan untuk melayani para penganiaya ini dan, setelah meninggalkan dinas militer, ia mengundurkan diri ke sebuah gunung, di mana ia bertapa dalam puasa dan doa.

Suatu ketika pada suatu hari raya pagan ia kebetulan tiba di kota, di mana sebelumnya ia telah melayani. Pada klimaks dari perayaan pesta, yang telah dilihat oleh seluruh kota, ia menyatakan penolakan terhadap perayaan itu dan mengkhotbahkan iman kepada Kristus, Juruselamat dunia. Akibatnya, Js Menas ditangkap dan dibawa ke gubernur.

 Di persidangan di hadapan gubernur Pyrrhos, orang suci itu dengan berani mengakui imannya dan berkata, bahwa dia datang ke sini, untuk mencela semua ketidaksalehan. Js Menas menolak sarannya untuk mempersembahkan korban kepada dewa-dewa pagan, dan dia disiksa dengan kejam, setelah itu dia dipenggal. Ini terjadi pada tahun 304M.

Jenazah syuhada suci diperintahkan untuk dibakar. Orang-orang Kristen pada malam hari mengumpulkan dari api yang terbakar sisa-sisa martir yang belum dihancurkan, yang kemudian dipasang di sebuah gereja atas namanya, dibangun setelah penghentian penganiayaan di tempat penderitaan dan kematian Martir Agung Menas.

https://www.holytrinityorthodox.com/htc/ocalendar/los/November/11-01.htm#:~:text=MARTIR%20AGUNG%20SUCI,Fr.%20S.%20Janos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.