DesemberSynaxarion

Janasuci Kosmas Vatopaidi, Sang Rahib Martir dari Athos

(Diperingati setiap tanggal 5 Desember Kalender Gereja Purba, atau tanggal 18 Desember pada kalender yang kita pakai sekarang)

Janasuci Kosmas adalah biarawan pertapaan Vatopaidi dan tinggal di Karaion Skete pada abad ke-13. Dia adalah “Protos dari Synaxis Kudus” pada saat para pendukung persatuan dengan Paus Roma mengikuti kebijakan gerejawi dari Kaisar Michael VIII Palaiologos dan Patriarkh Yohanes Bekkos, menekan para biarawan Gunung Athos untuk mendukung persatuan.

Bertekad untuk memaksakan penyatuan Gereja-Gereja di bawah tekanan oleh Konsili Lyon (1274) dari Katolik Roma dan untuk mengamankan dukungan dari Paus Roma kepada Kekaisaran Bizantium, Kaisar Michael VIII Palaeologos mengirim pasukan ke Gunung Athos yang merupakan benteng Orthodoxia dan pusat oposisi terhadap kebijakannya, dengan perintah untuk mengambil langkah-langkah penumpahan darah terhadap para biarawan yang tidak mau menerima persatuan Gereja yang palsu itu. Para rahib Athos berpendapat bahwa persatuan hanya dapat diraih bukan karena tekanan tetapi di dalam kesatuan pengajaran iman.

Synaxarion menjelaskan, “Ketika tentara Kaisar mencapai Karyes, ibu kota Athos, yang diorganisasi sebagai lavra pada masa itu, mereka menangkap Protos dari Athos, yang telah menjadi teladan yang teguh bagi semua rahib. Mereka menghunuskan pedang kepadanya dan bersama dengan para bapa biarawan yang lain di sana, dan dalam kemarahan mereka mengobrak-abrik dan membakar Gereja dan bangunan-bangunan monastik, meninggalkan reruntuhannya dan kehancuran di Gunung Athos. Muncul dari antah berantah dan hutan lebat di mana mereka berlindung, para biarawan Orthodox mengubur para Martir suci di pintu masuk ke Gereja Protaton. Selama berabad-abad, para rahib dengan kesucian menyalakan lampada setiap hari di atas ‘makam Protos’, tetapi tidak sampai tanggal 5 Desember 1981 relik-reliknya secara terhormat diangkat dan dipindahkan dari dalam tanah, dan karenanya sebuah layanan ibadah diadakan untuk menghormatinya di hadapan orang banyak.”

Seperti halnya Janasuci Euthymios, dua belas rahib dan banyak yang lainnya, terutama dari Biara Iveron dan Zographou, serta Vatopaidi dan Xenophontos, yang karena mereka menentang terhadap persatuan palsu itu, mengalami penganiayaan dan kematian sebagai seorang martir. Janasuci Kosmas dihukum mati tergantung di Skete pertapaannya. Relik tubuh Janasuci Kosmas kini terletak di Narthex Gereja Protaton di Karyes.

Troparion – Irama 4

Para martir kudus-Mu ya Tuhan, / melalui penderitaan mereka telah menerima mahkota-mahkota yang tidak fana dari-Mu, Allah kami. / Karena memiliki kekuatanMu, mereka merebahkan musuh-musuh mereka, / dan menghancurkan keberanian iblis yang tidak berdaya. / Melalui perantaraan mereka, selamatkan jiwa kita!

Kontakion – Irama 2

Sebagai para rahib yang terhormat dan tlah terbukti, sebagai martir yang terhormat dan termasyhur, / dan sebagai model kehidupan gurun, ya Bapa-bapa yang paling mulia, / kami menyanyikan kidung pujian untukmu, / karena engkau telah menginjak-injak ular.

.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *