Harta dalam Bejana Tanah Liat

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Homili

Oleh Archimandrite Romo Daniel B.D. Byantoro (12 September 2004) Bacaan Injil:    Matius 22: 35-46 Epistel:            2 Korintus 4: 6-15 Bismil Abi, wal Ibni, War Ruhul Quddus, Al-Ilah Wahid. Amin Shallom Aleikhem be Shem Ha-Massiakh Saudara-saudara yng terkasih dalam Kristus, Di mana-mana di seluruh dunia nyanyian-nyanyian populer yang dinyanyikan orang kebanyakan bertemakan masalah cinta dan kasih. […]

Layakkan Aku Bagi Kerajaan-Mu (Bagian 2)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Homili

Itulah sayangnya, meskipun perjamuan kawin telah tersedia (Mat. 11: 8), karena Kristus telah memungkinkan manusia manunggal dengan Allah melalui Roh Kudus sebagai akibat dari Kebangkitan-Nya dan Kenaikan-Nya, namun nyatanya “orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu”. Orang Yahudi yang telah diundang melalui para Nabi menolaknya, orang Kristen yang telah menerima undangan untuk manunggal melalui […]

Layakkan Aku Bagi Kerajaan-Mu (Bagian 1)

Diposkan 2 KomentarDiposkan di Homili

Oleh Arkhimandrit Romo Daniel B.D. Byantoro Tanggal:          5 September 2004 Bacaan Injil:    Matius 22: 1-14 Epistel:            2 Korintus 1: 1-14 Bismil Abi, wal Ibni, War Ruhul Quddus, Al-Ilahu Wahid. Amin Shaloom Aleikhem be Shem Ha-Massiakh Saudara-Saudara yang terkasih dalam Kristus, Berbeda dengan agama-agama lain di mana diyakini bahwa tujuan akhir orang hidup beragama secara baik […]

Jasa Ibliskah (lanjutan 4)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Homili

Gambaran pakaian peperangan ini diambil dari pakaian peperangan prajurit Romawi pada abad pertama yang dalam ayat ini hanya satu saja senjata untuk menyerang yaitu pedang. Dan makna dari simbol pakaian peperangan ini dijelaskan: ikat pinggang (bahasa asli: osfun/osfyn) peperangan rohani adalah “kebenaran” (alhqeia/aleetheia). Ikat pinggang berfungsi untuk mengikat pakaian supaya tidak kedodoran dan tidak membuat […]

Jasa Ibliskah (lanjutan 3)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Homili

Selanjutnya Sang Kristus memberi kebebasan dari cengkeraman Iblis atas perempuan ini, dan seharusnya si kepala rumah ibadat itu mengerti bahwa memang Sabat artinya perhentian dan pembebasan. Namun karena pemahamannya hanya terpaku pada simbol, pada huruf tertulis, bukan pada realita makna, ia menjadi manusia tak memiliki hati. Pemahaman keagamaannya sangat dangkal, dan akhirnya mudah marah, karena […]

Jasa Ibliskah (lanjutan 2)

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Homili

Iblis memang ingin menghancurkan manusia, oleh karena itu memang tidak ada pilihan bagi kita, apakah Iblis yang harus dihancurkan kuasanya, ataukah kita yang akan dihancurkan oleh iblis itu. Bahwa Iblis itu memang ingin menghancurkan manusia, meskipun dia sadar bahwa sebenarnya kekuatannya juga terbatas karena Sri Baginda Yesus Kristus telah mengalahkannya melalui kematian dan kebangkitan-Nya (Ibr. […]

Jasa Ibliskah

Diposkan Tinggalkan komentarDiposkan di Homili

Homili Arkhimandrit Romo Daniel B.D. Byantoro Tanggal : 12.12.2004 Bacaan Injil: Lukas 13: 10-17 Epistel: Efesus 6: 10-17 Bismil Abi, wal Ibni, War Ruhul Quddus, Al-Ilahu Wahid. Amin Shaloom Aleikhem be Shem Ha-Massiakh, Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus, Beberapa tahun yang lalu di Indonesia dihebohkan dengan berita-berita tentang Gereja Setan. Ini adalah agama baru yang […]